Bukan Hanya PC Gaming: 3 Perangkat untuk Siaran Esports

prospek vinet cemerlang logo
Perangkat untuk siaran esports

Share This Post

Perangkat untuk Siaran Esports

 

Ketika membahas turnamen esports, perhatian biasanya tertuju pada PC gaming, monitor ber-refresh rate tinggi, periferal, dan koneksi internet. Padahal, perangkat tersebut baru menjadi bagian dari sistem produksi pertandingan.

 

Agar pertandingan dapat ditampilkan di layar venue dan disiarkan ke audiens online, penyelenggara juga membutuhkan perangkat untuk mengelola, mendistribusikan, dan menangkap sinyal video. Tanpa infrastruktur broadcast yang tepat, kualitas siaran dapat terganggu meskipun komputer gaming yang digunakan sudah berperforma tinggi.

 

Lalu, perangkat apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung siaran esports?

 

Esports Indonesia dan Kebutuhan Produksi Profesional 

 

Esports di Indonesia telah berkembang dari kompetisi komunitas menjadi industri yang melibatkan pemain, tim profesional, caster, penyelenggara acara, media, sponsor, dan penonton digital.

 

Indonesia juga menjadi tuan rumah M7 Mobile Legends: Bang Bang World Championship 2026 di Jakarta. Kejuaraan tersebut melibatkan 16 tim dari berbagai negara dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat perhatian dalam ekosistem esports global.

 

Besarnya skala kompetisi membuat kebutuhan produksi ikut meningkat. Penyelenggara perlu menghadirkan tampilan gameplay secara real-time, menampilkan kamera panggung, mengatur grafis pertandingan, serta menyiarkan seluruh acara ke berbagai platform digital.

 

Dalam kondisi tersebut, PC gaming saja belum cukup. Setidaknya ada tiga kategori perangkat yang perlu dipertimbangkan.

 

Diagram ATEN Boundless Switching untuk pengelolaan beberapa komputer dalam produksi esports
source: aten.com – ilustrasi Boundless Switching ATEN untuk membantu pengelolaan beberapa sumber komputer dan display.
1. Video Switcher untuk Mengatur Tampilan

 

Video switcher digunakan untuk memilih dan mengatur berbagai sumber video dalam satu produksi. Dalam turnamen esports, sumber tersebut dapat berasal dari:

 

  • PC atau konsol pemain.
  • Kamera panggung.
  • Kamera caster atau komentator.
  • Tampilan observer.
  • Video replay.
  • Grafis skor dan sponsor.
  • Sumber video dari ruang produksi.

Tanpa sistem switching yang tepat, operator akan lebih sulit berpindah dari satu tampilan ke tampilan lain. Padahal, pertandingan esports berlangsung cepat dan membutuhkan respons produksi yang akurat.

 

Video switcher membantu operator mengarahkan sumber video ke output yang berbeda, seperti layar LED di venue, monitor pemain, ruang komentator, dan sistem livestream. Perangkat ini juga dapat membantu menyatukan alur produksi agar pergantian tampilan berjalan lebih rapi.

Baca Juga ini:  Mengapa Data Center Jadi Tulang Punggung Era Digital? Pahami Fungsi, Jenis, dan Komponennya

 

Dalam implementasinya, kebutuhan setiap turnamen dapat berbeda. Penyelenggara perlu mempertimbangkan jumlah input dan output, jenis konektor, resolusi, refresh rate, dukungan audio, serta kompatibilitas dengan perangkat lain.

 

Untuk produksi yang membutuhkan pengelolaan beberapa sumber video, solusi seperti video matrix, KVM, atau perangkat switching terintegrasi dapat membantu operator mengontrol sistem secara lebih efisien.

 

2. Video Extender untuk Mengirimkan Sinyal di Venue

 

Turnamen esports biasanya menggunakan venue dengan jarak cukup jauh antara panggung, ruang pemain, control room, area komentator, dan layar utama. Jika sinyal video harus dikirimkan melewati jarak panjang, penggunaan kabel dan perangkat yang tidak sesuai dapat menyebabkan gangguan atau penurunan kualitas.

 

Video extender berfungsi memperpanjang transmisi sinyal video dari sumber ke display atau perangkat penerima. Bergantung pada modelnya, perangkat ini dapat menggunakan kabel jaringan, HDBaseT, fiber optic, atau teknologi Video over IP.

 

Penonton dan peserta mengikuti pertandingan melalui layar di arena esports
source:aten.com – Video extender membantu mendistribusikan tampilan pertandingan ke berbagai layar, sehingga peserta dan penonton di arena esports dapat mengikuti jalannya kompetisi dengan jelas.

Penerapan video extender dalam venue esports dapat mencakup:

 

  • Mengirimkan tampilan pertandingan ke layar utama.
  • Menghubungkan PC pemain dengan monitor yang berada di lokasi berbeda.
  • Menyalurkan sinyal video ke ruang komentator.
  • Menghubungkan control room dengan area panggung.
  • Mendistribusikan sinyal ke beberapa display dalam venue.
ATEN VE1812 HDMI HDBaseT Extender untuk memperpanjang sinyal video pada venue esports
source: aten.com – ATEN VE1812 memperpanjang transmisi sinyal HDMI hingga 4K melalui satu kabel Cat 5e/6/6a, sehingga cocok untuk menghubungkan ruang kontrol, panggung, dan layar di venue esports.

Sebagai contoh, ATEN VE1812 dapat mengirimkan sinyal HDMI tanpa kompresi hingga 4K sejauh 100 meter melalui HDBaseT menggunakan kabel Cat 5e/6/6a. Dalam mode Long Reach, perangkat tersebut dapat memperpanjang sinyal 1080p hingga 150 meter.

 

Pemilihan video extender harus disesuaikan dengan resolusi, refresh rate, jarak transmisi, jenis kabel, kebutuhan audio, serta kondisi infrastruktur venue. Perencanaan ini penting agar sistem dapat berfungsi stabil selama pertandingan berlangsung.

ATEN UC9040 StreamLIVE PRO untuk produksi livestream turnamen esports
source: aten.com – ATEN UC9040 StreamLIVE™ PRO mengintegrasikan fungsi video capture, video switcher, audio mixer, perekaman, dan livestreaming dalam satu perangkat.
3. Perangkat Capture untuk Mendukung Livestream

 

Perangkat capture digunakan untuk menangkap sinyal video dari PC, konsol, kamera, atau perangkat produksi sebelum diteruskan ke komputer livestream. Sinyal tersebut kemudian dapat diproses menggunakan software broadcast untuk menghasilkan tayangan yang siap disiarkan.

Baca Juga ini:  ATEN Pro Audio: Ketika Audio Bukan Sekadar Hiasan

 

Dalam siaran esports, perangkat capture dapat membantu tim produksi:

 

  • Menampilkan gameplay pemain.
  • Menggabungkan gameplay dengan kamera caster.
  • Menambahkan overlay, skor, dan informasi pertandingan.
  • Menyesuaikan tampilan untuk platform livestream.
  • Mengirimkan video ke software produksi.
  • Menjaga alur kerja siaran tetap teratur.

Livestream turnamen biasanya tidak hanya menampilkan gameplay. Audiens juga ingin melihat wajah caster, reaksi pemain, suasana venue, hasil pertandingan, iklan sponsor, dan informasi bracket. Karena itu, perangkat capture perlu menjadi bagian dari sistem produksi yang lebih luas.

 

Beberapa perangkat capture juga memiliki fungsi tambahan, seperti switching, audio mixing, dan streaming. Perangkat all-in-one dapat menjadi pilihan praktis untuk produksi dengan skala kecil hingga menengah. Sementara itu, acara berskala besar mungkin membutuhkan beberapa perangkat yang bekerja dalam satu workflow terintegrasi.

 

Selain perangkat capture, kualitas livestream juga dipengaruhi oleh kemampuan komputer produksi, bandwidth internet, software broadcast, sistem audio, dan konfigurasi platform streaming.

 

Mengapa Ketiga Perangkat Ini Penting?

 

Ketiga kategori perangkat tersebut memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi:

 

PerangkatFungsi utamaContoh penggunaan
Video switcherMemilih dan mengatur sumber videoBerpindah dari gameplay ke kamera panggung
Video extenderMengirimkan sinyal ke lokasi yang lebih jauhMenghubungkan control room dengan layar venue
Perangkat captureMenangkap dan meneruskan video ke sistem streamingMengirim gameplay ke software livestream

 

PC gaming menghasilkan tampilan permainan, tetapi belum mengatur bagaimana tampilan tersebut diproduksi dan disebarkan kepada penonton. Video switcher membantu mengelola sumber, video extender membantu mengirimkan sinyal, sedangkan perangkat capture membantu memasukkan video ke dalam sistem livestream.

 

Inilah alasan produksi siaran esports membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh daripada sekadar memilih komputer dengan spesifikasi tinggi.

 

Hal yang Perlu Diperhatikan

 

Sebelum memilih perangkat untuk siaran esports, penyelenggara perlu mengevaluasi beberapa kebutuhan teknis.

 

  • Resolusi dan refresh rate, Pastikan perangkat mendukung resolusi dan refresh rate yang sesuai dengan PC gaming, monitor, layar LED, serta kebutuhan produksi. Turnamen yang mengutamakan gameplay cepat mungkin memerlukan dukungan refresh rate tinggi dan latensi rendah.
  • Jumlah sumber video, Hitung jumlah PC pemain, kamera, sumber observer, replay, grafis, dan perangkat lain yang akan digunakan. Data ini menentukan kapasitas switcher, matrix, atau perangkat capture.
  • Jarak antara perangkat, Identifikasi jarak antara ruang pemain, panggung, control room, komentator, dan display. Jarak tersebut akan memengaruhi pemilihan kabel serta teknologi extender yang sesuai.
  • Sinkronisasi audio dan video, Pastikan sinyal audio dan video dapat berjalan selaras. Keterlambatan antara suara caster dan gambar pertandingan dapat mengurangi kenyamanan menonton.
  • Kemudahan pengoperasian, Sistem produksi perlu mudah dikonfigurasi dan dioperasikan. Sistem yang terlalu rumit dapat memperbesar risiko kesalahan saat pertandingan berlangsung.
  • Skalabilitas, Pilih solusi yang dapat dikembangkan jika jumlah pemain, layar, kamera, atau kebutuhan streaming bertambah. Sistem yang fleksibel dapat membantu mengurangi kebutuhan penggantian perangkat secara menyeluruh.
Baca Juga ini:  KVM Switch ATEN untuk Hyperscale & Edge Data Center Indonesia

 

Solusi ATEN untuk Kebutuhan AV dan IT

 

ATEN menyediakan solusi untuk kebutuhan KVM, distribusi video, switching, extension, dan pengelolaan perangkat AV/IT. Solusi tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai lingkungan, termasuk control room, broadcast, media, pendidikan, perusahaan, dan venue acara.

 

Dalam kebutuhan produksi esports, solusi ATEN dapat membantu menghubungkan dan mengelola sumber video, memperpanjang sinyal, serta membangun alur kerja produksi yang lebih terstruktur.

 

Pemilihan perangkat tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Faktor seperti skala turnamen, jumlah sumber video, jenis display, jarak transmisi, standar resolusi, serta sistem livestream perlu dianalisis sebelum solusi ditentukan.

 

Dukungan PVC untuk Proyek Esports

 

PT Prospek Vinet Cemerlang merupakan distributor resmi ATEN di Indonesia yang menyediakan dukungan untuk kebutuhan solusi AV/IT dan sistem konektivitas. PVC dapat membantu pelanggan serta mitra dalam memahami kebutuhan perangkat, memilih solusi yang sesuai, dan merancang implementasi berdasarkan skala proyek.

 

Dukungan tersebut dapat mencakup:

 

  • Konsultasi kebutuhan sistem.
  • Pemilihan perangkat ATEN.
  • Perencanaan distribusi sinyal.
  • Integrasi perangkat AV dan IT.
  • Dukungan untuk system integrator.
  • Layanan teknis dan purna jual.

Dengan dukungan distributor dan partner yang tepat, penyelenggara dapat membangun sistem siaran esports yang lebih siap digunakan untuk turnamen, livestream, venue gaming, maupun event hybrid.

 

PC gaming memang menjadi komponen utama dalam pertandingan esports, tetapi bukan satu-satunya perangkat yang dibutuhkan untuk menghasilkan siaran profesional. Video switcher, video extender, dan perangkat capture memiliki peran penting dalam mengelola, mendistribusikan, serta menyiarkan pertandingan kepada penonton.

 

Ketiga perangkat tersebut membantu penyelenggara menjaga kualitas tampilan, mengatur alur produksi, dan menghadirkan pengalaman menonton yang lebih baik di venue maupun platform digital.

 

Jika Anda sedang menyiapkan venue esports, turnamen, control room atau sistem livestream, PT Prospek Vinet Cemerlang siap membantu memilih solusi ATEN yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

 

 

    Subscribe To Our Newsletter

    Get updates and learn from the best Newsletter

    Recent Post

    Do You Need this product for your Business?

    Get best product for your needed